Suku Dayak adalah suku asli dari kalimantan yang hidup berkelompok dan tinggal dipedalaman, digunung, dan sebagainya.Suku Dayak terbagi menjadi beberapa Suku salah satunya SUKU DAYAK LUNDAYEH. disini saya akan membahas tentang kehidupan Suku Dayak Lundayeh pada zaman dahulu. Suku Dayak Lundayeh dulu tidak belum percaya kepada Tuhan dan lebih percaya terhadap kekuatan Gaib, dan mungkin kita juga tahu tentang hal ini tapi pernakah kita bertanya mengapa? sebab dulu orang-orang suku dayak lundayeh lebih percaya kekuatan gaib "MEKINAM" sehingga muncul peristiwa tentang adanya kepercayaan terhadap nasib yang akan dialami hari itu. salah satu jenis hewan yang menjadi kepercayaan suku dayak lundayeh pada zaman dahulu adalah burung.
Burung itu biasa disebut dengan istilah Lundayeh yaitu "Burung MENGEI",
sumber: HasriAbdillah
orang-orang suku dayak lundayeh berkata bahwa burung itu bisa memberi tahu tentang nasip yang akan mereka alami, jika burung itu melewati mereka maka mereka akan mendapatkan musibah diperjalanan, akan tetapi Suku Dayak Lundayeh juga percaya terhadap Buaya.
sumber:www.apakabardunia.com
sebagai masyarakat suku dayak dalam mempercayai buaya tersebut sebelumnya mereka terlebih dahulu melakukan pemujaan dengan memotong jenis kurban lainnya sebagai makanan pemujaan,kurban yang biasa digunakan dalam pemujaan salah satunya yaitu Ayam. Ayam sering kali digunakan saat melakukan pemujaan terhadap buaya.
pemujaan yang dilakukan terhadap buaya untuk meminta agar dilindungi dari kekuatan jahat yang disengaja untuk mencelakai mereka sehingga mereka menyebut buaya itu sebagai pelindung dari marabahaya. Itulah yang menjadi bagian hidup nenek moyang zaman dahulu dengan mempercayai tradisi kehidupan yang sekarang kebanyakkan suku dayak lundayeh tidak mengikuti lagi tradisi itu. Zaman semakin maju sehingga tradisi itu semakin tidak terlihat lagi didunia dayak lundayeh dan banyak pula yang sudah percaya kepada Tuhan. Demikianlah pembahasan tentang kehidupan suku dayak lundayeh.
Tidak semua masyarakat meninggalkan kepercayaan terhadap kekuatan gaib ada pula sebagian masyarakat suku dayak lundayeh sampai saat ini percaya terhadap kekuatan gaib tersebut. Tapi sebenarnya kekuatan gaib tidaklah pernah ada , kecuali kita sajalah yang menggangap itu ada dan membuat binatang-binatang itu sebagai pedoman kehidupan mereka pada zaman dahulu.Jika ada kata-kata atau pembahasan saya yang kurang jelas saya mohon maaf dan jika ada saran atau kritikkan mengenai artikel saya silahkan,dan jangan lupa kunjungi terus website dari saya. Saya akan terus memberikan informasi selanjutnya tentang suku dayak Lundayeh .sekian dari saya terima kasih.
pemujaan yang dilakukan terhadap buaya untuk meminta agar dilindungi dari kekuatan jahat yang disengaja untuk mencelakai mereka sehingga mereka menyebut buaya itu sebagai pelindung dari marabahaya. Itulah yang menjadi bagian hidup nenek moyang zaman dahulu dengan mempercayai tradisi kehidupan yang sekarang kebanyakkan suku dayak lundayeh tidak mengikuti lagi tradisi itu. Zaman semakin maju sehingga tradisi itu semakin tidak terlihat lagi didunia dayak lundayeh dan banyak pula yang sudah percaya kepada Tuhan. Demikianlah pembahasan tentang kehidupan suku dayak lundayeh.
Tidak semua masyarakat meninggalkan kepercayaan terhadap kekuatan gaib ada pula sebagian masyarakat suku dayak lundayeh sampai saat ini percaya terhadap kekuatan gaib tersebut. Tapi sebenarnya kekuatan gaib tidaklah pernah ada , kecuali kita sajalah yang menggangap itu ada dan membuat binatang-binatang itu sebagai pedoman kehidupan mereka pada zaman dahulu.Jika ada kata-kata atau pembahasan saya yang kurang jelas saya mohon maaf dan jika ada saran atau kritikkan mengenai artikel saya silahkan,dan jangan lupa kunjungi terus website dari saya. Saya akan terus memberikan informasi selanjutnya tentang suku dayak Lundayeh .sekian dari saya terima kasih.


Amazing
BalasHapusI like👍
BalasHapusKeren
BalasHapusKeren
BalasHapusterus berkarya.
BalasHapusterus berkarya.
BalasHapus